MusikVoid
Features Koplo Pop

"Cidro" Didi Kempot Menemukan Tempat Terbaik Setelah 30 Tahun

Dwi Ari Ristanto Dwi Ari Ristanto · MusikVoid 04 Jun 2026 2 min read
"Cidro" Didi Kempot Menemukan Tempat Terbaik Setelah 30 Tahun

Karya "Cidro" Didi Kempot baru menemukan pendengarnya 30 tahun setelah lagu itu dirilis. Lagu patah hati ini ternyata relate dengan kisah cinta Milenial dan Gen Z.

Siapa sangka sebuah lagu dengan lirik yang dalam menyayat hati baru menemukan tempat terbaiknya di hati pendengar setelah masa 30 tahun. Ini lah lagu "Cidro" karya maestro musik Jawa Didi Kempot yang baru naik daun setelah melewati perjalanan panjang zaman.

"Cidro" adalah karya andalan pada awal karier profesionalnya yang dirilis sekitar tahun 1989 tetapi tidak menemukan pendengarnya. Nama Didi Kempot hanya samar-samar terdengar di industri musik tanah air.

Meskipun liriknya mumpuni, "Cidro" tidak begitu berterima di hati penikmat musik kala itu, mungkin karena warna musik Jawa yang diusung berbeda dari musik Jawa pada umumnya dan keterbatasan bahasa.

Sepuluh tahun kemudian, pemilik nama asli Didi Prasetyo ini baru naik daun berkat "Stasiun Balapan", sebuah lagu dengan materi lirik dan musik yang tidak jauh berbeda dari "Cidro".

Hits "Sewu Kutho", yang dirilis dalam rentang setahun setelahnya, semakin menancapkan eksistensi Lord Didi sebagai seorang penembang musik-musik Jawa.

Saat itu, popularitas lagu-lagu daerah, termasuk lagu Jawa, belum bisa mengimbangi lagu berbahasa Indonesia.

Sekat bahasa dalam industri musik tanah air baru benar-benar terbuka menjelang tahun 2020. Dari sini lahir julukan Godfather of Broken Heart untuk sang maestro.

Musik Jawa Didi tetiba dinikmati oleh anak-anak muda. Gelombangnya sangat masif sehingga mengangkat Kembali lagu-lagu lamanya ke permukaan, tak terkecuali "Cidro".

Lagu patah hati yang satu ini ternyata relate dengan kisah cinta Milenial dan Gen Z. Didi pun akhirnya merilis ulang lagu ini dengan aransemen baru agar lebih dekat dengan anak muda.

"Melintasi waktu" puluhan tahun dan menemukan tempat terbaiknya, kini "Cidro" telah berdiri sejajar dengan deretan hits Didi Kempot seperti "Stasiun Balapan", "Sewu Hutho" hingga "Pamer Bojo".

"Swargi Langgeng Lord Didi"

Didi Kempot Cidro Gen Z Milenial Lord Didi The Godfather of Broken Heart Stasiun Balapan Sewu Kutho
Bagikan artikel
Dwi Ari Ristanto

Dwi Ari Ristanto

Mendedikasikan diri untuk jadi bagian dari musik Jawa

Artikel lainnya