MusikVoid
News Emo Indie Alternatif

WHYDEEP Rilis Single Ketiga Tentang Rindu dan Perubahan

CA Cristoph Adam Sugianto · MusikVoid 17 Jun 2026 3 min read
WHYDEEP Rilis Single Ketiga Tentang Rindu dan Perubahan

Band midwest emo asal Jakarta, WHYDEEP, merilis single ketiga berjudul The Chicken Noodle Soup Is Still The Same, But We Aren’t, sebuah refleksi emosional tentang kehilangan, kerinduan, dan proses menerima perubahan yang tak terelakkan.

Band midwest emo asal Jakarta, WHYDEEP, kembali melanjutkan perjalanan musikal mereka melalui single ketiga berjudul The Chicken Noodle Soup Is Still The Same, But We Aren't. Lagu ini menjadi sebuah refleksi mendalam mengenai kerinduan, kehilangan, serta perjalanan emosional seseorang dalam menerima kenyataan bahwa tidak semua orang yang pergi akan kembali.

Ditulis oleh vokalis mereka, Dipang, lagu ini mengisahkan seseorang yang masih menyimpan kenangan dan harapan terhadap hubungan yang telah berakhir. Melalui lirik yang personal dan penuh perenungan, WHYDEEP menghadirkan narasi tentang perjuangan berdamai dengan perubahan yang tidak dapat dihindari oleh waktu.

Pada single ini, WHYDEEP menggandeng Yoche, vokalis band Gradient, sebagai featured artist. Kolaborasi tersebut menghadirkan perpaduan karakter vokal yang saling melengkapi, memperkuat atmosfer emosional sekaligus memperdalam pesan yang ingin disampaikan dalam lagu.

Judul The Chicken Noodle Soup Is Still The Same, But We Aren't lahir dari sebuah metafora sederhana namun sarat makna. Semangkuk chicken noodle soup mungkin memiliki rasa yang tetap sama dari waktu ke waktu, tetapi manusia yang menikmatinya akan terus berubah, bertumbuh, dan mengalami berbagai pengalaman hidup. Konsep tersebut menjadi fondasi utama dari cerita yang dibangun WHYDEEP dalam lagu ini.

Secara musikal, WHYDEEP tetap mempertahankan identitas khas mereka melalui permainan gitar melodius, nuansa hangat yang melankolis, serta pendekatan penulisan lagu yang jujur dan emosional. Namun, ada satu elemen yang membuat rilisan kali ini terasa berbeda.

Band ini memasukkan Pereret Sukarara, alat musik tiup tradisional khas Lombok, Nusa Tenggara Barat, ke dalam aransemen lagu. Kehadiran instrumen tersebut berangkat dari latar belakang Wahyu, gitaris WHYDEEP yang berasal dari Lombok dan memiliki keinginan untuk membawa unsur budaya daerahnya ke dalam karya musik yang mereka ciptakan.

Perpaduan antara sentuhan midwest emo modern dan warna tradisional Nusantara tersebut menghasilkan pengalaman mendengarkan yang lebih personal sekaligus memperluas eksplorasi musikal WHYDEEP. Langkah ini menunjukkan upaya mereka untuk terus berkembang tanpa meninggalkan identitas emosional yang telah menjadi ciri khas band sejak awal.

Melalui The Chicken Noodle Soup Is Still The Same, But We Aren't, WHYDEEP tidak hanya menyajikan sebuah lagu tentang kehilangan, tetapi juga mengajak pendengar merenungkan bagaimana waktu mengubah manusia, meski beberapa hal di sekitar mereka mungkin tetap terasa sama.

Single The Chicken Noodle Soup Is Still The Same, But We Aren’t kini telah tersedia di seluruh platform streaming musik digital.

Tentang WHYDEEP

WHYDEEP merupakan band midwest emo asal Jakarta yang memadukan melodi gitar emosional, lirik reflektif, dan nuansa nostalgia dalam setiap karya mereka. Melalui pendekatan yang jujur dan personal, mereka terus mengeksplorasi tema-tema kehilangan, pertumbuhan, dan perjalanan emosional manusia melalui musik.

Indie musikvoid news alternative whydeep emo The Chicken Noodle Soup Is Still The Same But We Aren’t mildwest
Bagikan artikel
CA

Cristoph Adam Sugianto

Musikvoid news writer.

Artikel lainnya