Sejarah Hari Ini : Tragedi Hilangnya Jeff Buckley di Mississippi
Suara lembut Jeff Buckley dalam "Hallelujah" tetap hidup, meski ia tenggelam di Sungai Mississippi pada 4 Juni 1997 di usia 30 tahun.
Suara lembut Jeff Buckley dalam "Hallelujah" tetap hidup, meski ia tenggelam di Sungai Mississippi pada 4 Juni 1997 di usia 30 tahun.
Melalui "Kamu", "Sudah Besar", dan "Nanti", Iksan Skuter menghadirkan potret hangat tentang hubungan ayah dan anak. Dengan lirik sederhana dan aransemen minimalis, ia membuktikan bahwa kejujuran masih menjadi kekuatan terbesar dalam musik.
Lewat "everything u are", Hindia kembali menggunakan bahasa Inggris dalam karya solonya. Dengan balutan pop-indie yang hangat, lagu ini menghadirkan refleksi tentang menerima ketidaksempurnaan dan menemukan makna cinta yang lebih dewasa.
Lewat single debut "Bahagia Lagi", Piche Kota menghadirkan warna berbeda di tengah dominasi lagu-lagu galau. Dengan nuansa pop yang hangat dan optimistis, lagu ini menjadi pengingat bahwa kebahagiaan selalu punya cara untuk kembali.
Lebih dari 20 tahun sejak berdiri, Mighty Finger membuktikan bahwa bertahan di dunia musik bukan hanya soal popularitas, tetapi tentang menjaga semangat berkarya meski harus melewati rebranding dan perubahan zaman.
Black Horses membuka babak baru lewat album Jahanam, rilisan pertama mereka yang sepenuhnya menggunakan bahasa Indonesia dengan lirik satir dan energi rock yang tetap garang.
Dua dekade setelah dirilis, Stadium Arcadium masih dikenang sebagai album yang menangkap Red Hot Chili Peppers dalam performa terbaiknya
Pasca merampungkan tur Amerika Serikat, Grrrl Gang mengesahkan taji internasionalnya lewat perilisan sesi live penuh di studio KEXP Seattle pada akhir Mei 2026 dengan membawakan lima repertoar andalan yang bertenaga.
Dipha Barus dan Hindia berkolaborasi dalam "Nafas", sebuah lagu electronic pop yang mengangkat tema pemutusan rantai trauma dan proses penyembuhan emosional melalui lirik reflektif dan produksi yang intim.
Tarian Dero bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan simbol kebersamaan dan identitas budaya masyarakat Sulawesi Tengah yang tetap relevan serta dicintai generasi muda hingga kini.
Lewat album teranyar Suaka yang dirilis pada 1 Juli 2025, duo folk/pop Rasukma merajut petikan gitar akustik yang intim menjadi sebuah surat cinta dan ruang perlindungan yang didedikasikan sepenuhnya untuk sosok ibu.
Skastra mengumumkan tur internasional perdana ke Jepang pada Juli 2026 sekaligus merilis album Metanoia dalam format vinyl melalui label asal Tokyo, menandai babak baru perjalanan mereka di skena ska Indonesia.